Berita

STIKES NOTOKUSUMO DALAM RANGKAIAN DIES NATALIS KE-2 ADAKAN PENGABDIAN MASYARAKAT: PENINGKATAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT DI MASA NORMAL BARU

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Notokusumo Yogyakarta, pada bulan September 2021 ini telah memasuki usia yang ke 2. Pengabdian Stikes Notokusumo Yogyakarta kepada masyarakat terus dilakukan sebagai institusi Pendidikan Tinggi. Dalam rangkaian Dies Natalis Ke 2 ini, Stikes Notokusumo melakukan pengabdian masyarakat bagi warga pra sejahtera di wilayah Kelurahan Bener.  Dalam kegiatan ini masyarakat diberikan konseling dengan tema “Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat di Masa Normal Baru.”

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini disampaikan secara paralel oleh 3 pembicara yakni yang pertama oleh Bpk. Giri Susilo Adi,M.Kep selaku ketua program kegiatan, yang membawakan tema secara singkat mengenai bagaimana menjaga kesehatan mental dan support mental kepada masyarakat, hal -hal yang bisa dilakukan diantaranya adalah meminta dukungan kepada orang sekitar,  membatasi paparan berita atau media sosial dari informasi yang berlebihan. Pembicara yang ke dua adalah dr Oga Indrajaya, AAK, selaku dokter Klinik Notokusumo, dalam ceramahnya bliau menjelaskan mengenai bagaimana menstabilkan kondisi penyakit yang sedang diderita, menghindari stress, istirahat cukup, dan mengonsumsi suplemen. Pembicara ketiga adalah Ibu apt. Fajar Ira Juwita,M.Farm yang menyampaikan mengenai bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh dengan ramuan tradisional yang meliputi jahe merah, kunyit , temu lawak, kayu secang, sambiloto, meniran.

Pada kegiatan ini juga dihadiri oleh Bp. Agus Sutarto, SIP selaku Lurah di Kelurahan Bener, Tegalrejo Yogyakarta, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu realisasi MOU yang telah terjalin antara Stikes Notokusumo dengan Kelurahan Bener.  Ibu Prima Daniyati, M.Kep selaku ketua Panitia Dies Natalis Stikes ke2 juga mengucapkan terimakasih atas kedatangan masyarakat ke kampus Stikes Notokusumo Yogyakarta, dan menghimbau untuk tetap menjaga protocol kesehatan. Kegiatan ditutup dengan pembagian sembako dengan harapan bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.