AkademikBerita

CAPPING DAY ANGKATAN KE-29 STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Stikes Notokusumo Yogyakarta menggelar upacara Capping Day, Selasa 15 Oktober 2019 di Aula Kampus I Jalan Masjid PA No.5, Pakualaman. Acara diikuti oleh mahasiswa angkatan ke-29, yaitu sejumlah 185 mahasiswa tingkat II semester tiga. Upacara Capping Day pada tahun ini mengangkat tema: “Ucap Janji sebagai Langkah Awal Mempersiapkan Perawat Profesional, Terampil, Cerdas dan Beretika.

Upacara Capping Day adalah acara seremonial dalam pendidikan keperawatan yang dilakukan sebelum mahasiswa calon perawat terjun ke lahan praktik klinik keperawatan di rumah sakit. Dalam acara tersebut perawat senior menyematkan topi/cap profesi perawat kepada mahasiswa wanita dan pin perawat kepada mahasiswa laki-laki. Cap perawat sebagai lambang identitas profesi perawat, sedangkan pin berfungsi sebagai tanda pengenal institusi di mana mahasiswa menempuh pendidikan keperawatan. Penyematan cap perawat sebagai simbolisasi bahwa masa pembekalan dan pembinaan intelektual, keterampilan dan etika keperawatan bagi mahasiswa telah memenuhi syarat untuk menapaki tahap selanjutnya yaitu praktik klinik keperawatan di rumah sakituntuk belajar sekaligus mengaplikasikan bekal ilmu yang sudah didapatkan di perkuliahan.

Foto: Pemasangan Cap Perawat oleh Perawat Senior kepada mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Stikes Notokusumo Yogyakarta

Ketua Stikes Notokusumo, Giri Susilo Adi, M.Kep, dalam sambutannya menyampaikan:“Ucap janji dan penyematan cap profesi perawat bukan hanya sekedar ritual saja sebelum masuk ke rumah sakit, namun mengandung makna mendalam yaitu mahasiswa sudah mulai memasuki dunia keperawatan yang sesungguhnya, memahami tugas, peran dan fungsi perawat, menyadari dan memahami tanggungjawab profesi perawat.” Lebih lanjut Ketua Stikes berpesan: “Mantapkanlah langkah saudara untuk menjadi perawat profesional, suatu profesi yang mulia untuk merawat, melayani dan memenuhi kebutuhan pasien.Untuk melayani dan merawat pasien tidak cukup hanya pintar dan terampil saja tetapi harus memiliki etika dan budi pekerti yang baik disaat memberikan pelayanan, selalu menjaga kesopanan, bertutur kata yang santun, menghormati pasien, empati dan peka akan kebutuhan pasien, serta memiliki penampilan profesional yang baik.” Setelah penyematan cap perawat selanjutnya mahasiswa mengucapkan “Janji Mahasiswa Stikes Notokusumo”, sebagai wujud komitmen untuk menjaga dan menjunjung tinggi kode etik profesi, menghidupkan semangat Florence Nightingale di dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Dengan adanya Upacara Capping Day ini diharapkan mahasiswa calon perawat benar-benar bisa menghayati, meneladani dan mengamalkan nilai-nilai dan semangat Florence Nightingale.