Yogyakarta – Peringatan Dies Natalis ke-36 STIKES Notokusumo Yogyakarta tidak hanya diisi dengan kegiatan akademik seperti orasi ilmiah, tetapi juga menghadirkan momen penuh kehangatan melalui reuni alumni bersama Kelana (Keluarga Alumni Notokusumo Yogyakarta). Acara ini menjadi wadah silaturahmi lintas angkatan, mempertemukan kembali para alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang kesehatan dengan civitas akademika kampus.
Suasana auditorium kampus pada hari itu terasa berbeda. Alumni dari program studi Keperawatan dan Farmasi datang dengan antusias, membawa semangat nostalgia sekaligus kebanggaan atas perjalanan karier mereka setelah lulus. Kehadiran mereka disambut hangat oleh dosen, mahasiswa, dan pimpinan kampus. Reuni ini bukan sekadar temu kangen, melainkan sarana berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan menegaskan komitmen kampus terhadap keberlanjutan hubungan dengan para lulusan.
Dalam sesi ramah tamah, alumni berbagi kisah perjalanan mereka di dunia kerja, mulai dari pengalaman di rumah sakit, klinik, hingga industri farmasi. Cerita-cerita tersebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa aktif yang hadir, memberikan gambaran nyata tentang tantangan sekaligus peluang di dunia kesehatan. Tidak sedikit alumni yang menekankan pentingnya etika, profesionalisme, dan keterampilan praktis yang mereka peroleh selama kuliah di STIKES Notokusumo Yogyakarta sebagai bekal utama dalam karier.
Ketua STIKES Notokusumo Yogyakarta, Taukhit, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan apresiasi atas kehadiran para alumni. “Alumni adalah aset berharga kampus. Melalui reuni ini, kita tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membangun kolaborasi untuk pengembangan pendidikan dan pelayanan kesehatan. Kehadiran alumni menjadi bukti nyata bahwa STIKES Notokusumo Yogyakarta telah melahirkan tenaga kesehatan yang berkompeten dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain ramah tamah, reuni juga diisi dengan sesi foto bersama, penampilan hiburan, dan kunjungan singkat ke fasilitas kampus yang kini semakin modern. Alumni diajak melihat perkembangan terbaru, termasuk laboratorium keperawatan dan farmasi yang menjadi pusat pembelajaran mahasiswa. Banyak alumni mengungkapkan rasa bangga melihat kemajuan kampus, sekaligus harapan agar almamaternya terus berkembang menjadi institusi pendidikan kesehatan unggul.
Reuni Kelana menjadi salah satu rangkaian penting dalam Dies Natalis ke-36, melengkapi kegiatan akademik dengan nuansa kekeluargaan. Momentum ini menegaskan bahwa hubungan antara kampus dan alumni tidak berhenti setelah kelulusan, melainkan terus terjalin erat untuk mendukung visi STIKES Notokusumo menghasilkan lulusan Profesional, Terampil, Cerdas, dan Beretika.
Dengan semangat kebersamaan, reuni alumni bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga membuka jalan kolaborasi masa depan. STIKES Notokusumo Yogyakarta berharap kegiatan ini dapat menjadi tradisi berkelanjutan, sehingga alumni selalu merasa dekat dengan kampus dan bersama-sama membangun kontribusi nyata bagi dunia kesehatan.







